Cimahi, tiradar.id — Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menyatakan dukungannya terhadap program “Rereongan Sapoe Sarebu” yang digagas oleh Gubernur Jawa Barat. Program tersebut dinilai sebagai bentuk sedekah dan kepedulian sosial masyarakat yang patut diapresiasi.
Dalam kunjungannya ke Sekretariat Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) di Cipageran pada Selasa (7/10), Ngatiyana mengatakan bahwa Pemerintah Kota Cimahi akan menyambut baik pelaksanaan program tersebut sesuai dengan Surat Edaran Gubernur Jawa Barat.
“Program ini adalah bentuk shodaqoh masyarakat untuk menunjukkan kepedulian terhadap sesama. Kami menyambut baik dan akan melaksanakannya sesuai arahan,” ujar Ngatiyana.
Meski pelaksanaan program tersebut belum dimulai di Kota Cimahi, Ngatiyana menegaskan bahwa semangat gotong royong dan sedekah dalam program tersebut sangat sejalan dengan nilai-nilai sosial masyarakat Jawa Barat.
“Tidak ada salahnya jika masyarakat bergotong royong dan bersedekah melalui program ini. Mungkin nanti akan dimulai dari ASN dan aparat pemerintah terlebih dahulu,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa sumbangan dalam program “Rereongan Sapoe Sarebu” bersifat sukarela dan ditujukan dari masyarakat untuk masyarakat. “Jadi tidak ada masalah. Semoga partisipasi masyarakat bisa memberikan manfaat nyata dalam menolong sesama,” kata Ngatiyana.
Terkait mekanisme pelaksanaannya, Wali Kota Cimahi menjelaskan bahwa pengaturan teknis akan dikoordinasikan dengan jajaran pemerintahan di bawahnya, mulai dari tingkat kecamatan hingga RW.
“Semua akan diatur dan dikoordinasikan agar berjalan baik dan tepat sasaran,” pungkasnya.
Penulis: Yuki Ishak

