Dirut PT Agrinas Pangan Nusantara Mundur Setelah Enam Bulan Menjabat

Jakarta, tiradar.id — Baru enam bulan memimpin, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) Joao Angelo De Sousa Mota resmi mengundurkan diri. Keputusan tersebut ia sampaikan langsung dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (11/8), disertai permintaan maaf kepada rakyat Indonesia dan Presiden Prabowo Subianto.

“Hari ini tepat enam bulan saya menjabat, namun sampai hari ini kami belum mampu memberikan kontribusi nyata bagi ekonomi negara maupun kesejahteraan petani,” ujar Joao dengan suara bergetar. Sambil menunduk, ia menambahkan, “Perkenankan saya menyampaikan pengunduran diri, dan izinkan saya meminta maaf,” di hadapan awak media.

Surat pengunduran diri Joao telah diserahkan kepada Danantara Indonesia selaku pemegang saham. Pengunduran diri ini menjadi pukulan bagi perjalanan awal PT Agrinas Pangan Nusantara, perusahaan pelat merah yang baru diluncurkan pada 14 Mei 2025 di Jakarta.

Perusahaan ini bergerak di sektor pangan dari hulu hingga hilir, menggantikan fungsi PT Yodya Karya (Persero) yang sebelumnya fokus pada jasa konsultasi enjinering. Transformasi tersebut diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2025 yang ditandatangani Presiden Prabowo pada 16 Januari 2025.

Proyek perdana Agrinas direncanakan di Baturaja, Sumatera Selatan, tepat di perbatasan Palembang–Lampung. Proyek ini semula digadang-gadang sebagai langkah awal mewujudkan kedaulatan pangan nasional dengan pengelolaan yang hati-hati dan transparan. Namun, belum genap setahun berjalan, pergantian pucuk pimpinan menjadi babak baru yang penuh tanda tanya bagi masa depan perusahaan tersebut.