Jakarta, tiradar.id – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) telah meresmikan peluncuran situs web info.go.id, sebuah inisiatif terbaru yang bertujuan untuk menyediakan pusat informasi publik yang terintegrasi, memudahkan masyarakat dalam mengakses berita yang berkaitan dengan kementerian dan lembaga di seluruh Indonesia.
Dengan semakin berkembangnya teknologi dan aksesibilitas informasi, Kemenkominfo menghadapi tantangan dalam mengelola ribuan aplikasi dan situs web yang dimiliki oleh kementerian, lembaga pemerintah, dan pemerintah daerah di berbagai tingkatan. Menanggapi hal ini, Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi, menjelaskan bahwa situs info.go.id hadir sebagai solusi untuk menghindari tumpang tindih sumber informasi publik.
“Data menunjukkan bahwa saat ini terdapat sekitar 27.400 aplikasi yang dimiliki oleh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Keberadaan aplikasi-aplikasi ini, meskipun awalnya menciptakan keragaman informasi, kini menghadirkan masalah tumpang tindih. Dengan info.go.id, kami bermaksud untuk menyatukan sumber-sumber informasi ini agar sistem pemerintahan berbasis elektronik kita dapat lebih terintegrasi,” ujar Menteri Budi Arie Setiadi dalam peluncuran di Jakarta, Rabu (23/8/2023).
Situs web info.go.id merupakan hasil kerja Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Ditjen IKP) Kemenkominfo dan juga mewujudkan amanat Undang Undang nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.
Menteri Budi Arie Setiadi berharap bahwa situs ini akan terus berkembang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, menjadi sumber utama informasi publik yang dapat dipercaya, sejalan dengan praktik di negara maju seperti Amerika Serikat dengan situs foia.gov.
“Dorongan saya kepada tim pengelola info.go.id adalah untuk terus belajar, berinovasi, dan memperbaiki sistem ini untuk masa depan yang lebih baik,” tambahnya.
Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo, Usman Kansong, menjelaskan bahwa situs info.go.id akan menyajikan berbagai informasi pemerintahan terkini, peraturan baru, agenda penting kementerian dan lembaga, serta layanan publik yang relevan bagi masyarakat. Pengguna diharapkan untuk membuat akun dan mendaftar pada situs tersebut untuk mendapatkan akses penuh terhadap layanan informasi publik yang disediakan.
Situs ini juga diperhatikan bagi kelompok disabilitas dengan fitur-fitur seperti Moda Suara, tampilan berkontras, dan kemampuan memperbesar serta memperkecil teks, memastikan bahwa semua lapisan masyarakat dapat dengan mudah mengakses informasi.
Dalam sebuah pernyataan, Usman Kansong menegaskan, “Semua informasi ini dapat diakses dengan mudah melalui genggaman tangan kapanpun dibutuhkan. Dengan penuh harapan, mari kita sambut peluncuran aplikasi layanan informasi publik ini sebagai langkah maju dalam mewujudkan masyarakat yang lebih terinformasi, inklusif, dan partisipatif.”
Sumber: ANTARA


