Ragam  

Banyak Penipuan via Ponsel, Pakar Keamanan Saiber Berikan Saran Ini

Ilustrasi keamanan siber. (ANTARA/Pexels/Towfiqu Barbhuiya)

Jakarta, tiradar.id – Keamanan digital adalah salah satu aspek yang semakin penting dalam kehidupan sehari-hari kita. Namun, di Indonesia, tingkat keamanan digital masih tergolong rendah. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah kebiasaan buruk dalam mengelola kata sandi.

Bruce Hanadi, seorang pakar keamanan siber, telah memberikan peringatan yang sangat penting terkait dengan masalah ini.

Menurut Bruce Hanadi, sebagian besar masyarakat Indonesia masih malas untuk mengganti kata sandi secara rutin. Banyak dari kita bahkan ada yang tidak pernah mengganti kata sandi seumur hidup.

Hal tersebut tentu akan berpotensi menjadi masalah serius karena kata sandi yang sama untuk waktu yang lama dapat membuat akun kita menjadi lebih rentan terhadap peretasan.

Selain itu, kebanyakan orang di Indonesia cenderung menggunakan satu kata sandi untuk semua perangkat dan layanan online yang mereka gunakan. Ini adalah kebiasaan berisiko tinggi yang bisa menyebabkan kerugian besar jika satu akun terkena peretasan.

Jika peretas berhasil mendapatkan kata sandi untuk satu akun, mereka kemungkinan besar akan mencoba kata sandi yang sama untuk akun lain yang kita miliki.

Selain itu, Bruce Hanadi juga mengungkapkan bahwa banyak orang membuat kata sandi yang mudah ditebak, seperti nama pasangan, nama anak, atau nomor mobil. Ini adalah kesalahan besar yang dapat memudahkan peretas untuk mengakses akun kita.

Masalah ini semakin diperparah oleh peningkatan kasus penipuan yang menggunakan file APK dengan berbagai modus, seperti undangan pernikahan, kurir paket, surat tilang, hingga tagihan BPJS.

Bruce mengingatkan masyarakat bahwa malware dapat disusupkan dalam berbagai bentuk file, termasuk APK, pdf, xls, jpg, dan banyak lainnya.

Apa yang harus kita lakukan jika kita sudah terlanjur mengklik tautan berisi file APK yang berpotensi berbahaya? Bruce Hanadi memberikan saran yang sangat penting.

Pertama, kita harus segera mengganti semua kata sandi yang kita miliki. Hal tersebut menjadi langkah pertolongan pertama yang dapat kita ambil untuk mengamankan akun-akun kita dari peretasan lebih lanjut.

Bruce juga menjelaskan bagaimana cara kerja peretas dalam meretas informasi. Dengan mengklik tautan file APK yang berbahaya, sistem kita akan secara otomatis mengirim data ke server tertentu, termasuk kata sandi, yang kemudian dapat dicoba untuk diretas oleh peretas. Oleh karena itu, segera mengganti kata sandi adalah cara yang efektif untuk menghentikan peretasan lebih lanjut.

Dalam dunia yang semakin terhubung secara digital, keamanan siber harus menjadi prioritas utama kita. Dengan mengganti kata sandi secara rutin, menggunakan kata sandi yang kuat dan berbeda untuk setiap akun, serta menjaga kehati-hatian saat mengklik tautan atau file yang mencurigakan, kita dapat melindungi diri kita sendiri dan data pribadi kita dari ancaman peretasan yang semakin canggih.

Bruce Hanadi telah memberikan peringatan yang sangat penting, dan sekarang tugas kita adalah bertindak untuk meningkatkan keamanan digital kita.